
Pinang Merah - Suasana sejuk diiringi gerimis tipis membersamai pelaksanaan upacara rutin di halaman MTsN 5 Merangin pada Senin pagi, 9 Februari 2026. Meski cuaca sedikit mendung, khidmatnya prosesi upacara tetap terjaga hingga akhir. Bertindak sebagai petugas upacara pada kesempatan kali ini adalah siswa-siswi dari kelas VIII-C, sementara posisi Pembina Upacara diamanatkan kepada Ahmad Zulkarnain, S.Sos. Dalam amanat pembukanya, Ahmad Zulkarnain menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada petugas kelas VIII-C yang telah menjalankan tanggung jawabnya.
"Terima kasih kepada petugas yang sudah maksimal hari ini. Meskipun masih ada sedikit kesalahan, jadikan itu sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk kelas-kelas berikutnya yang akan mendapat giliran," ujar beliau. Beliau juga memberikan penghargaan khusus kepada wali kelas serta Pembina OSIM yang senantiasa mendampingi dan membimbing para siswa selama sesi latihan berlangsung. Memasuki inti amanat, Ahmad Zulkarnain menyoroti pentingnya menjaga adab dalam ibadah, khususnya saat pelaksanaan shalat zuhur berjamaah di madrasah. Beliau menyayangkan jika masih ada siswa yang kurang serius saat berada di tempat ibadah. "Kita shalat menghadap Sang Pencipta. Sudah semestinya kita fokus dan khusyuk. Jangan lagi ada yang bergurau atau bercanda saat shalat jamaah akan dimulai. Ini adalah bentuk nyata bagaimana kita mengedepankan adab di hadapan Allah SWT," tegasnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Selain masalah ibadah, Pembina Upacara juga menyoroti fenomena digital di kalangan remaja. Beliau menekankan pentingnya sikap bijak dalam bersosial media agar para pelajar tidak terjebak dalam arus konten negatif. 1) Saring Sebelum Sharing: Siswa diminta mampu memfilter konten yang dikonsumsi. 2) Hindari Ikut-ikutan: Jangan sekadar mengikuti tren yang tidak jelas manfaatnya. 3) Dampak Negatif: Konten yang tidak tersaring dengan baik akan berdampak buruk pada karakter pelajar. Mengakhiri amanatnya, Ahmad Zulkarnain berharap agar seluruh siswa MTsN 5 Merangin dapat melakukan introspeksi diri. "Ke depan, semoga kita bisa sama-sama menjaga diri dan mengedepankan adab yang baik, baik itu dalam beribadah maupun dalam kehidupan sehari-hari," tutupnya. Upacara diakhiri dengan pembacaan doa dan pembubaran barisan untuk memulai aktivitas belajar mengajar di minggu yang baru. (Humas Matslimer Media)
|
38x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...