
Pinang Merah - MTsN 5 Merangin kembali menerima kunjungan dari tim sosialisasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN 5 Merangin pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi komprehensif mengenai profil sekolah serta prosedur pendaftaran bagi siswa-siswi kelas IX yang akan segera lulus. Dalam presentasinya, tim sosialisasi mengawali dengan mengulas sejarah panjang SMAN 5 Merangin. Berdiri sejak tahun 1985 dengan nama awal SMA PN Pamenang, sekolah ini telah mengalami lima kali perubahan nama. Mulai dari SMA Persiapan Negeri Pamenang, SMA Negeri Pamenang, SMU Negeri 1 Pamenang, SMA Negeri 1 Pamenang, hingga akhirnya menjadi SMA Negeri 5 Merangin yang dikenal saat ini. Sepanjang perjalanannya, sekolah ini telah dipimpin oleh berbagai tokoh inspiratif dan berhasil meraih predikat sekolah berprestasi pilihan masyarakat pada tahun 1996, baik di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat Kabupaten hingga Provinsi.
Terkait prosedur pendaftaran, tim menjelaskan bahwa SPMB tahun 2026 dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dibuka pada 01 April hingga 31 Mei 2026 dengan kuota sekitar 200 calon siswa. Sementara itu, tahap kedua akan dibuka pada 01 hingga 30 Juni 2026 hanya untuk memenuhi sisa kuota yang ada. "Apabila di tahap pertama kuota sudah terpenuhi, maka kecil kemungkinan ada pembukaan di tahap kedua. Mengingat animo masyarakat yang sangat tinggi dari tahun ke tahun, kami menyarankan calon siswa untuk mendaftar lebih awal di tahap pertama," ungkap perwakilan tim sosialisasi.
Ada empat jalur utama yang dapat dimanfaatkan oleh calon peserta didik, yaitu: 1) Jalur Domisili: Dikhususkan bagi siswa yang tinggal di dekat lingkungan sekolah, terutama di wilayah Kecamatan Renah Pemenang dan sekitarnya. 2) Jalur Prestasi: Mencakup prestasi akademik dan non-akademik. Khusus bagi siswa asal MTs, tersedia jalur keagamaan seperti jalur Tahfiz. 3) Jalur Afirmasi: Diperuntukkan bagi siswa yang terkendala biaya pendidikan atau berasal dari keluarga kurang mampu. 4) Jalur Mutasi: Bagi calon siswa yang mengikuti perpindahan tugas atau pekerjaan orang tua. SMAN 5 Merangin juga menawarkan berbagai program beasiswa menarik, mulai dari jalur SKTM (KIP, PIP, atau Surat Keterangan Tidak Mampu), beasiswa prestasi lomba tingkat kabupaten, hingga beasiswa khusus Tahfiz minimal 3 juz. Selain itu, bagi siswa yang berhasil meraih juara selama masa pembelajaran, sekolah akan memberikan keringanan atau pembebasan biaya pendidikan pada beberapa komponen pembiayaan.
Dari segi fasilitas, sekolah ini menyediakan sarana yang lengkap seperti gedung belajar yang nyaman, masjid, hingga laboratorium modern. Proses Belajar Mengajar (PBM) di SMAN 5 Merangin diterapkan selama 5 hari kerja, di mana kelas berakhir pada pukul 14.00 WIB. Setelah jam belajar formal, siswa dapat mengikuti kegiatan Ko-Kurikuler dan berbagai ekstrakurikuler untuk memaksimalkan pengembangan keterampilan (skill). Dalam sesi tanya jawab, tim menjelaskan mengenai kegiatan Rohis yang aktif mengadakan kajian keagamaan. Terkait penjurusan, saat ini sekolah menerapkan kurikulum Fase E untuk kelas 10 dan Fase F untuk kelas 11 (dirincikan ke dalam kelompok F1, F2, F3, dan F4 untuk bidang sosial dan lainnya). Penentuan jurusan akan dibimbing secara intensif oleh guru pada akhir semester kenaikan kelas. Kegiatan sosialisasi ditutup dengan pesan refleksi dan harapan agar siswa-siswi MTsN 5 Merangin dapat menjadikan SMAN 5 Merangin sebagai pilihan utama sekolah lanjutan. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol silaturahmi antar lembaga pendidikan. (Humas Matslimer Media)
|
11x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...