
Pinang Merah - Suasana hangat menyelimuti lapangan madrasah pada Jum’at pagi (21/8/2026). Rutinitas pembacaan Yaasin bersama yang dipandu oleh para siswa kelas 9A berjalan dengan lancar dan khidmat. Seusai kegiatan, Plt. Kepala MTsN 5 Merangin, Arif Hidayat, S.Pd.I., memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada petugas yang telah tampil maksimal. Beliau berpesan agar seluruh siswa terus mengasah dan meningkatkan kelancaran bacaan Al-Qur'an, seraya berharap kelas-kelas berikutnya dapat menunjukkan performa yang semakin baik saat mendapat giliran memimpin kegiatan keagamaan ini.

Di tengah suasana penuh kekeluargaan tersebut, Plt. Kepala Madrasah turut menyampaikan rasa simpati yang mendalam atas musibah yang menimpa salah seorang siswa kelas 9C. Beberapa hari lalu, sepulang mengikuti upacara Peringatan HUT RI ke-81, siswa tersebut menjadi korban perampasan kendaraan bermotor oleh orang tidak dikenal. Menyikapi kejadian memprihatinkan ini, Arif Hidayat mengimbau seluruh siswa untuk selalu ekstra waspada dan berhati-hati saat berkendara. Imbauan ini dialamatkan terutama bagi mereka yang sering melintasi jalan lintas utama, mengingat kawasan tersebut dipadati oleh kendaraan bermuatan besar yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Selain faktor kewaspadaan di jalan raya, beliau menyoroti kebiasaan beberapa siswa yang tidak langsung pulang ke rumah setelah bel sekolah berbunyi. Masih ditemukan pelajar yang mengulur waktu untuk sekadar bermain-main menggunakan kendaraan atau nongkrong di tempat-tempat persinggahan yang kurang baik. Kebiasaan tersebut dinilai sangat rentan dan membahayakan keselamatan diri. Oleh karena itu, beliau menegaskan agar seluruh siswa langsung pulang ke rumah masing-masing demi mengistirahatkan diri atau membantu pekerjaan orang tua, alih-alih berkeliaran di luar tanpa tujuan yang jelas.

Penegasan tersebut kian diperkuat dengan adanya laporan dari warga sekitar madrasah terkait ulah oknum siswa yang masih berkendara secara ugal-ugalan dan kurang berhati-hati. Perilaku melanggar aturan ini tidak hanya membahayakan pengendara lain, tetapi juga berpotensi mencederai nama baik almamater MTsN 5 Merangin. Di akhir amanatnya, beliau meminta hal tersebut tidak diulangi lagi dan mengingatkan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui perawatan rutin seperti memotong kuku serta merapikan rambut. Usai pengarahan singkat namun padat pesan moral tersebut, seluruh siswa, guru, dan staf tenaga kependidikan kembali ke ruangan masing-masing untuk memulai aktivitas KBM. (Humas Matslimer Media)
|
63x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...