
Bangko, Merangin - Suasana penuh semangat menyelimuti MTsN 1 Merangin pada Selasa (22/09/2026), saat hampir seratus lebih siswa-siswi terbaik dari berbagai Madrasah Tsanawiyah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Merangin berkumpul untuk mengikuti seleksi kontingen pergelaran KOMPAS 2026. Acara yang diproyeksikan untuk menyaring wakil terbaik Kabupaten Merangin pada ajang tingkat provinsi Oktober mendatang ini diawali dengan pembukaan resmi oleh panitia pelaksana. Sementara itu, di ruangan terpisah, para pimpinan madrasah turut hadir memberikan arahan dan dorongan moral dalam acara seremonial. Setelah pembukaan, para penanggung jawab (PJ) cabang lomba dengan sigap mengarahkan para peserta menuju lokasi pertandingan masing-masing untuk memulai persaingan yang sehat dan ketat.

Dalam perhelatan seleksi kali ini, MTsN 5 Merangin mengutus dua siswa-siswi terbaiknya untuk berjuang membawa nama sekolah, yaitu Muhammad Assaqef siswa kelas VII-C pada cabang catur putra dan Tedita Cinta Aulia Dewi siswi kelas VIII-C pada cabang solo song putri. Di arena catur, tampak ananda Assaqef bertanding dengan konsentrasi penuh. Tatapan matanya tajam memperhatikan setiap papan catur, mengatur rotasi pergerakan bidak dengan presisi, serta menyusun strategi bertahan dan menyerang yang sangat cermat. Meski harus mengakui keunggulan lawannya yang juga merupakan peraih juara catur tingkat provinsi keberuntungan memang belum memihak padanya kali ini. Namun, sesi kualifikasi babak penyisihan diakhiri dengan jabat tangan hangat antarpeserta. Assaqef tetap merasa bangga atas ketangkasan dan fokus yang berhasil ia tunjukkan sepanjang pertandingan, sekaligus menjadikannya sebagai bahan evaluasi dan pemicu semangat untuk terus berlatih menghadapi ajang-ajang berikutnya.

Sementara itu, di panggung utama yang bertempat di halaman MTsN 1 Merangin, ananda Tedita Cinta Aulia Dewi tampil memukau pada cabang solo song putri. Dengan penuh penghayatan dan antusiasme tinggi, ia meresapi setiap bait lirik dan senandung musik yang mengiringi penampilannya, menyihir para penonton dan juri yang hadir. Persaingan ketat antarperwakilan madrasah akhirnya mengantarkan Tedita Cinta meraih posisi Juara II berdasarkan pengumuman akhir dewan juri. Walaupun secara aturan seleksi posisi tersebut belum mengantarkannya melenggang sebagai utusan utama (Juara 1) kontingen Merangin di perhelatan KOMPAS Oktober mendatang, capaian ini tetap menjadi kebanggaan yang sangat luar biasa bagi keluarga besar MTsN 5 Merangin atas kerja keras dan penampilan maksimal yang telah ditunjukkannya.

Keikutsertaan dan perjuangan pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Assaqef dan Tedita Cinta menjadi catatan prestasi serta titik balik kebanggaan tersendiri bagi pihak madrasah. MTsN 5 Merangin berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh, memfasilitasi pembinaan berkelanjutan, serta memotivasi para siswa agar siap meraih pencapaian yang lebih tinggi di perlombaan-perlombaan yang akan datang. Bagaimanapun hasilnya, MTsN 5 Merangin akan terus bersinergi dan berkolaborasi bersama jajaran Kankemenag Kabupaten Merangin untuk menyukseskan perhelatan KOMPAS 2026 serta mengharumkan nama daerah di panggung kompetisi selanjutnya. (Humas Matslimer Media)
|
74x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...