Selamat Datang di Website Resmi MTSN 5 Merangin # Selamat Datang Peserta Didik Baru, Mari Berprestasi Bersama MTsN 5 Merangin # SELAMAT DATANG DI WEBSITE MTsN 5 MERANGIN # MADRASAH MAJU BERMUTU MENDUNIA # WhatsApp Admin 082281411522
Diposting Pada: Senin, 28 September 2026

Pentingnya Budaya 5S, Pembina Upacara MTsN 5 Merangin Kembali Serukan Budaya Baik

Pentingnya Budaya 5S, Pembina Upacara MTsN 5 Merangin Kembali Serukan Budaya Baik

Pinang Merah - Di bawah naungan sinar matahari pagi yang cerah dan menyehatkan pada Senin, 28 September 2026, seluruh civitas akademika MTsN 5 Merangin kembali melaksanakan agenda rutinan upacara bendera dengan khidmat. Pada kesempatan kali ini, giliran kelas 8B yang bertugas sebagai pelaksana upacara. Bertindak sebagai pembina upacara, Evina Pitriyani, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas dari kelas 8B yang telah menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal dan sukses. Beliau berharap rotasi petugas pada minggu-minggu berikutnya dapat tampil lebih baik lagi. Secara khusus, beliau mengimbau para siswa baru kelas 7 untuk mencermati dan mempelajari setiap jalannya pelaksanaan upacara dengan saksama. Meskipun nantinya akan menjadi pengalaman perdana, para siswa kelas 7 diharapkan tetap fokus dan khidmat agar terbiasa serta tidak merasa canggung saat mendapat giliran bertugas di kemudian hari.

Dalam amanatnya, Evina mengusung tema utama mengenai krusialnya menginternalisasi budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) di lingkungan madrasah maupun kehidupan sehari-hari. Mengawali poin pertama hingga ketiga, beliau menekankan pentingnya membiasakan diri untuk murah senyum, bersapa, dan mengucapkan salam kepada siapa saja yang ditemui baik kepada teman sejawat, adik kelas, maupun seluruh bapak dan ibu guru tanpa terkecuali. Mengambil perumpamaan dari filosofi semut yang selalu bersalaman saat berpapasan, beliau mengingatkan agar siswa tidak menghindar ketika bertemu guru, meskipun guru tersebut tidak mengajar di kelas mereka. Ucapan salam bukan sekadar sapaan formalitas, melainkan sebuah doa keselamatan yang tulus bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan membiasakan tiga hal dasar ini lewat tutur kata yang lembut, suasana kekeluargaan di lingkungan madrasah dan tempat tinggal akan terasa semakin hangat dan harmonis.

Lebih lanjut, beliau menguraikan poin keempat, yakni menekankan pentingnya menjaga nilai kesopanan dalam bersikap, berpakaian, hingga beraktivitas di media sosial. Secara terperinci, beliau mengimbau para siswa laki-laki untuk berpakaian rapi, mengancingkan baju, mengenakan peci, dan memakai sepatu. Bagi siswa perempuan, pakaian harus menutupi aurat secara simetris dan rapi, seperti memanfaatkan ciput agar rambut tidak terurai serta menggunakan dalaman rok yang panjang. Hal ini juga berlaku pada kerapian penggunaan jilbab yang menutup dada dan penggunaan pakaian yang menutup aurat saat beraktivitas di luar rumah demi menjaga marwah sebagai muslimah. Beliau menegaskan bahwa pembentukan karakter positif dan tata krama ini memerlukan sinergi yang kuat antara bimbingan guru di madrasah dan pengawasan orang tua di rumah. Tak lupa, beliau mengingatkan agar nilai sopan santun ini turut diterapkan di dunia digital dengan tidak mengunggah konten yang mengumbar aurat serta bijak dalam mengekspresikan diri di media sosial.

Menutup pembinaannya pada poin kelima, beliau menyoroti pentingnya sikap santun dalam bertutur kata, baik secara langsung maupun melalui pesan di grup percakapan. Beliau menyayangkan masih adanya laporan mengenai penggunaan kata-kata kasar atau umpatan antar sesama siswa, yang berpotensi melukai perasaan orang lain. Oleh karena itu, beliau mengimbau secara tegas agar kebiasaan buruk tersebut segera ditinggalkan dan digantikan dengan komunikasi yang saling menghargai. Dengan konsistensi mengamalkan budaya 5S dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan madrasah, masyarakat, hingga ruang digital diharapkan dapat menjadi ekosistem yang sehat, bersih, dan kondusif. Seusai amanat disampaikan, barisan upacara dibubarkan di bawah terik matahari pagi, dan seluruh siswa kembali ke kelas masing-masing untuk memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan penuh semangat. (Humas Matslimer Media)

 


51x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. MTsN 5 Merangin Ikuti Sosialisasi Bimtek Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas Pendidikan (SPI Pendidikan) 2026 93x dibaca
  2. Kemeriahan Penampilan Drumband Gema Wahyu Ilahi MTs N 5 Merangi. HAB Kemenag Kab.Merangin 458x dibaca
  3. Yasinan Rutin dan Doa Bersama MTsN 5 Merangin di Tengah KBM Daring 57x dibaca
  4. MTsN 5 Merangin Ikuti Webinar Persiapan Pelaksanaan TKA 113x dibaca
  5. Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan, Yaasinan Rutin MTsN 5 Merangin Terus Galakkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat 79x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MTSN 5 Merangin

Mars Madrasah