
Pinang Merah - MTsN 5 Merangin menggelar pertemuan strategis bersama wali murid kelas IX pada Selasa (10/02/2026). Bertempat di ruang pertemuan madrasah, rapat ini difokuskan pada dua agenda besar: persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta rencana kegiatan perpisahan siswa tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan dibuka oleh Fatkhul Bari, S.Pd.I, yang hadir mewakili Plt. Kepala Madrasah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Plt. Kepala yang sedang menjalankan tugas kedinasan di Kantor Kemenag Merangin. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pihak madrasah dan wali murid melalui forum Komite. Harapannya, seluruh agenda kelas IX dapat berjalan lancar melalui kesepakatan yang positif. Selain itu, Fatkhul Bari juga memberikan informasi penting bahwa MTsN 5 Merangin terpilih menjadi tuan rumah AKSIOMA tahun ini. "Kami berharap wali murid kelas IX, meski nantinya sudah menjadi alumni, tetap dapat memberikan kontribusi berupa saran dan masukan demi kesuksesan AKSIOMA di madrasah kita," ujarnya.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan sekaligus Penanggung Jawab TKA, Supriyanto, S.Pd, memberikan penjelasan mendalam mengenai teknis pelaksanaan TKA yang mulai diterapkan pemerintah untuk jenjang kelas IX tahun ini. Beberapa poin penting terkait TKA yang disampaikan meliputi: 1) Mata Pelajaran: Fokus pada bidang studi Matematika dan Bahasa Indonesia. 2) Metode Ujian: Berbasis digital menggunakan perangkat Laptop/PC. 3) Manfaat: Mengetahui pemetaan kemampuan siswa dan mendapatkan sertifikat/ijazah khusus. 4) Urgensi: Sebagai langkah antisipasi jika sekolah lanjutan (SMA/SMK/MAN) mewajibkan hasil TKA sebagai syarat pendaftaran. Terkait teknis, Supriyanto menyoroti keterbatasan sarana laboratorium komputer madrasah untuk menampung sekitar 90 siswa kelas IX secara bersamaan. Beliau mengajak wali murid untuk bermusyawarah mengenai penyediaan perangkat laptop secara mandiri demi kelancaran ujian. "Belajar dari pengalaman ANBK tahun lalu, keterbatasan perangkat menjadi kendala utama. Kami menawarkan solusi kepada Bapak/Ibu untuk membantu menyediakan laptop bagi putra-putrinya, baik milik pribadi, meminjam, atau menyewa," jelas Supriyanto.
Sesi akhir rapat diserahkan sepenuhnya kepada jajaran Komite Madrasah untuk memimpin diskusi intensif bersama wali murid. Fokus utama adalah mencapai mufakat terkait pengadaan fasilitas ujian dan koordinasi acara perpisahan siswa. Pihak madrasah berharap komunikasi dua arah ini dapat menghasilkan keputusan terbaik yang mendukung kemajuan pendidikan di MTsN 5 Merangin serta memastikan seluruh siswa kelas IX siap menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. (Humas Matslimer Media)
|
45x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...