
Pinang Merah - Sebagai bentuk empati dan penguatan hubungan silaturahmi dengan warga sekitar, segenap Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) MTsN 5 Merangin melaksanakan kegiatan takziah bersama ke salah satu rumah warga yang sedang berduka di lingkungan Madrasah pada Kamis (02/04). Kegiatan ini merupakan agenda rutin sosial yang terus dirawat oleh keluarga besar MTsN 5 Merangin. Kehadiran para tenaga pendidik di tengah masyarakat saat momentum duka dianggap sebagai perwujudan nyata dari ajaran agama untuk saling menguatkan dalam kebaikan (ta'awun).
Plt. Kepala MTsN 5 Merangin, Arif Hidayat, S.Pd.I, melalui koordinator kegiatan sosial, menyampaikan bahwa keberadaan madrasah tidak boleh terpisah dari denyut kehidupan masyarakat sekitar. "Takziah ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk solidaritas sosial dan wujud kepedulian kami sebagai sesama warga di Desa Pinang Merah. Kita ingin hadir bukan hanya saat suka dalam kegiatan pendidikan, tapi juga saat warga sekitar sedang mengalami duka," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan guru dan pegawai tampak berbaur dengan warga lainnya. Kegiatan diisi dengan doa bersama, pembacaan tahlil, serta penyampaian ungkapan belasungkawa kepada keluarga ahli bait. Hal ini dilakukan guna memberikan penghiburan sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran dan ketabahan.
Melalui aksi nyata ini, MTsN 5 Merangin berharap sinergi dan komunikasi antara pihak madrasah dengan lingkungan sekitar tetap terjaga dengan harmonis. Hubungan baik yang terjalin selama ini diharapkan dapat terus mendukung iklim pendidikan yang kondusif, di mana masyarakat merasa memiliki dan mendukung penuh keberadaan Madrasah. Kegiatan takziah berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan pengiringan jenazah ke pemakaman bersama tokoh masyarakat setempat sebelum para guru kembali melanjutkan aktivitas pelayanan di madrasah. (Humas Matslimer Media)
|
21x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...