
Pinang Merah - Suasana hening tampak terpancar di setiap ruangan pelaksanaan tes tertulis dan lisan pada Jumat, 10 Juli 2026. Pelaksanaan tes ini menyusul agenda sebelumnya, di mana para calon siswa-siswi telah mendapatkan pengarahan serta pendampingan intensif dari panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Setelah bel tanda masuk berbunyi, seluruh calon siswa-siswi memasuki ruangan dengan tertib. Para pengawas pun langsung menyesuaikan diri di ruangan-ruangan yang telah ditata dan ditunjuk sebelumnya.

Materi yang diujikan dalam tes tertulis ini disesuaikan dengan bahan-bahan yang telah disampaikan sewaktu masa pendampingan. Setelah sesi tes tertulis selesai dan melewati jam istirahat, para calon siswa-siswi kembali memasuki ruangan untuk mengikuti tes lisan Baca Tulis Qur'an (BTQ). Pada sesi ini, panitia dan pengawas menguji kemampuan membaca Al-Qur'an dan Iqra' untuk mengukur sejauh mana para calon siswa baru memahami serta mendalami Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu, mereka juga diberikan tes pengetahuan umum seputar agama, yang meliputi: 1) Tata cara shalat dan bacaan setelah shalat. 2) Hafalan surah-surah pendek dalam shalat. 3) Kelancaran bacaan Qur'an yang sesuai dengan ilmu tajwid. 4) Materi-materi dasar keagamaan lainnya.

Setelah seluruh rangkaian tes lisan selesai dilaksanakan, panitia dan pengawas menyampaikan refleksi penting. Pihak madrasah menegaskan bahwa hasil tes khususnya tes lisan BTQ akan menjadi acuan dan dilanjutkan pada pembelajaran berikutnya setelah para calon siswa-siswi dinyatakan lulus dan resmi mengenyam pendidikan di MTsN 5 Merangin. Hal ini dikarenakan pendalaman agama telah menjadi kurikulum wajib yang menjadi nilai tambah tersendiri bagi madrasah ini.
"Jika di sekolah umum siswa hanya mengenal satu mata pelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam), maka di MTsN 5 Merangin pembelajaran basis agama akan jauh lebih mengerucut dan mendasar." Para siswa nantinya akan mempelajari mata pelajaran agama secara intens dan spesifik, seperti: Bahasa Arab, Fikih, Qur'an Hadits, Akidah Akhlak dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Melalui refleksi ini, diharapkan para calon siswa-siswi tidak kaget lagi saat proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) resmi berlangsung nantinya.

Selesai sesi refleksi, bel kembali dibunyikan. Seluruh calon siswa-siswi dikumpulkan di lapangan madrasah untuk menerima pengarahan akhir dari panitia SPMB. Di antaranya adalah instruksi untuk mempersiapkan diri mengikuti agenda kegiatan selanjutnya yang akan dilaksanakan pada Sabtu esok pagi. (Humas Matslimer Media)
|
134x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...