
Pinang Merah - Suasana penuh keceriaan mewarnai pelaksanaan kegiatan senam pagi yang digelar pada Sabtu pagi, 5 September 2026. Meskipun kondisi udara sedikit terganggu oleh paparan cuaca berkabut asap, semangat para siswa beserta jajaran pendidik di lingkungan MTsN 5 Merangin tidak menyurut sama sekali. Agenda senam bersama ini sudah menjadi bagian dari rutinitas mingguan yang konsisten dilaksanakan demi menjaga kebugaran, kesehatan, serta kebersamaan seluruh warga madrasah sebelum memulai aktivitas pembelajaran harian.

Usai barisan dibubarkan dari rangkaian gerakan senam, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Madrasah, Arif Hidayat, S.Pd.I, mengambil alih mimbar barisan untuk menyampaikan pengarahan. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada para instruktur senam yang bertugas hari itu, yakni para siswi perwakilan dari kelas 9. Kehadiran para instruktur muda ini dinilai mampu memimpin dan menghidupkan suasana senam pagi dengan sangat energik, sekaligus menjadi wadah pelatihan kepemimpinan dan rasa percaya diri bagi para peserta didik di tingkat akhir tersebut.

Memasuki inti amanatnya, Arif Hidayat memberikan penekanan kuat mengenai pentingnya kesadaran serta kesadaran tanggung jawab diri dalam menjaga kedisiplinan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Beliau mengingatkan seluruh siswa untuk selalu mematuhi tata tertib berbusana yang berlaku di madrasah, mulai dari penggunaan seragam yang rapi, pemakaian jilbab yang sesuai dengan standar aturan bagi siswi putri, hingga kewajiban mengenakan peci secara rapi bagi para siswa putra. Menurut beliau, kerapian dalam berpakaian merupakan cerminan utama dari akhlak, identitas, serta kewibawaan seorang pelajar madrasah.

Tidak hanya menyoroti masalah pakaian, Plt. Kepala MTsN 5 Merangin ini juga kembali menegaskan aturan terkait kerapian penampilan fisik, khususnya mengenai gaya rambut para siswa putra. Beliau mengimbau dengan tegas agar tidak ada siswa yang membiarkan rambutnya tumbuh gondrong, apalagi sampai diwarnai dengan alasan apa pun. Hal tersebut ditegaskan demi menjaga estetika, kenyamanan, serta keindahan diri pribadi masing-masing warga madrasah. Rangkaian kegiatan pengarahan pagi itu ditutup dengan tertib, sebelum akhirnya seluruh siswa dan majelis guru membubarkan diri untuk kembali melanjutkan agenda aktivitas belajar mengajar sebagaimana mestinya. (Humas Matslimer Media)
|
57x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...